Sosial
Selasa, 20 Desember 2016 - 13:27:17 | edy-setyawan / Sorot Bantul

Ratusan Pelajar Hamil Diluar Nikah, Berawal Pacaran Kebablasan
Ratusan Pelajar Hamil Diluar Nikah, Berawal Pacaran Kebablasan
Space Iklan
Ahsan Dawi

Bantul,(sorotbantul.com)--Trend hamil di luar nikah di kalangan pelajar di Kabupaten Bantul semakin mengkhawatirkan. Berawal dari perspektif yang salah terhadap pacaran, sebagian pasangan muda-mudi termasuk pelajar  justru terjebak ke dalam pergaulan bebas. Pergaulan yang tak lagi mengenal sekat dan norma tersebut berujung pada petaka, kehamilan diluar nikah.

Data Pengadilan Agama (PA) Bantul dari tahun ke tahun menunjukkan jika trend perkara dispensasi nikah mengalami fluktuasi.

Hal tersebut bisa dilihat pada angka pada tahun 2014 pengajuan dispensasi nikah ada 124 perkara, sedangkan tahun 2015 ada 119 perkara.

Sedangkan untuk tahun ini hingga bulan November 2016 kemarin jumlah pengajuan perkara dispensasi nikah mencapai 85 perkara.

”Ini data sementara belum sampai akhir tahun. Sementara untuk bulan Desember yang mengajukan dispensasi masih banyak,” ujar Humas Pengadilan Agama (PA)  Bantul, Ahsan Dawi, Selasa (20/12/2016).

Dikatakan Ahsan, trend yang bersifat fluktuatif tersebut menunjukkan jika angka sejatinya mengalami kenaikan. Sementara untuk kasus  dispensasi nikah sendiri  rata-rata diajukan karena calon istri yang masih belia hamil duluan.

”Sekitar 90 persen yang mengajukan dispensasi sudah hamil,” tandasnya.

Menurut Ahsan, trend perkara tersebut dialami pelajar kisaran usia16 hingga 19 tahun. Peristiwa tersebut terjadi rata-rata berawal  dari pacaran kebablasan. 

Perspektif yang salah terhadap pacaran terungkap saat sidang perkara. Sebagian besar mereka saat ditanya hakim mengaku melakukan hubungan intim diluar nikah sebagai buah kesetiaan yang justru dilakukan dengan cara-cara melanggar norma.

Selian itu, gadget juga  menjadi pengaruh besar  sebagian pasangan untuk melakukan hubungan suami istri diluar nikah. Rata-rata mereka mengakses pornografi yang kemudian ada keinginan untuk mencoba-coba.

Ahsan berharap kasus hamil diluar nikah bisa diminimalisir. Tentunya dari berbagai pihak untuk duduk bersama untuk upaya pencegahan. Meksi upaya tersebut sudah dilakukan, namun demikian kasus tersebut harus menjadi perhatian khusus.

“Selain kondisi psikologis dan fisik, tentunya kehidupan mereka yang dilakoni secara terpaksa akan dijalani dengan kondisi yang belum siap sehingga terkadang berujung perceraian pasangan usia muda,” ungkap Ahsan.

 

Berita Terkait :


HOT NEWS