Pemerintahan
Jumat, 06 Januari 2017 - 16:43:10 | purwanto / Sorot Bantul

Beda Keyakinan, Warga Pajangan Tolak Camat Baru
Beda Keyakinan, Warga Pajangan Tolak Camat Baru
Space Iklan
Warga Kecamatan Pajangan mengadu DPRD Bantul

Bantul,(sorotbantul.com)--Tidak setuju dengan pejabat Camat Pajangan yang baru dilantik, Jumat (6/1/2017) siang, puluhan warga dari wilayah Pajangan mendatangi kantor DPRD untuk meminta camat baru tersebut segera diganti.

Warga menolak Yulius Suharto sebagai camat dengan alasan ketidak nyamanan karena camat tersebut berbeda keyakinan dengan mayoritas penduduk di Kecamatan Pajangan yang beragama muslim. Menurut warga, pendudukan muslim di Kecamatan Pajangan mencapai 90 persen lebih dari total jumlah penduduk sekitar 28 ribu jiwa.

“Masyarakat Pajangan merupakan masyarakat yang religius, sehingga Pemerintah Kabupaten Bantul itu harus memahami peta seperti itu. Bukan umat Islam sebagai mayorotas itu tidak melindungi, karena selama ini kami sangat toleransi dengan warga saudara-saudara kita dari non muslim,” ujar salah satu tokoh masyarakat, Temu Panggih Raharjo, Jumat sore.

Ia menegaskan, masyarakat muslim di Kecamatan Pajangan tidak mempunyai permasalahan dengan masyarakat non muslim, melainkan mempermasalahkan kebijakan dari pemerintah. Pemkab Bantul telah membuat masyarakat menjadi tidak nyaman dengan penempatan camat baru tersebut.

Melalui komisa A DPRD Bantul, warga mendesak Bupati untuk segera mengganti camat terlantik dengan pejabat baru dar kalangan muslim. Warga akan terus menyuarakan aspirasi itu sampai tuntutan mereka dikabulkan.

“Sebenernya cara mengatasi permaslahan ini mudah, tolong Bapak Bupati segera mengganti camat yang sudah dilantik,” tandasnya.

Berita Terkait :