Sosial
Kamis, 12 Januari 2017 - 06:29:25 | purwanto / Sorot Bantul

Industri Penghasil Limbah Perlu Pengawasan Ketat
Industri Penghasil Limbah Perlu Pengawasan KetatIndustri Penghasil Limbah Perlu Pengawasan KetatIlustrasi by net

Bantul,(sorotbantul.com)--Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bantul mentargetkan, pada 2019 mendatang Bantul harus bersih dari sampah dan limbah. Guna mewujudkan program itu, BLH akan melakukan pengawasan atau monitoring secara ketat terhadap industri-industri khususnya penghasil limbah.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bantul, Masharun Ghozalie, mengungkapkan, semua industri yang beroperasional di wilayah Bantul diatur oleh ketentuan perizinan. Salah satu persyaratan perizinan itu adalah komitmen dari perusahaan industri untuk menjaga lingkungan dengan mengolah sampah dan limbah buangan yang dihasilkan.

“Semua industri harus memenuhi persyaratan itu (pengeloahan limbah) supaya tidak mencemari lingkungan. Termasuk juga akan adapula monitoring Analisa Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) secara berkala,” ungkap Masharun, Kamis (12/1/2017).

Sejauh ini, kata Masharun, sejumlah industri yang menghasilkan limbah berpolutan tinggi sudah diarahkan untuk menempati satu kawasan di wilayah Kecamatan Piyungan. Keberadaan industri itu sengaja dijadikan ke suatu kawasan agar memudahkan petugas dalam melakukan pengawasan.

Sementara itu, guna mewujudkan program bersih dari sampah, BLH menggagas pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terakhir khusus menampung sampah-sampah yang berasal dari Bantul. Selama ini, Tempat Pembuangan Sampah Terakhir di Piyungan masih digunakan oleh tiga daerah yakni Yogyakarta, Sleman dan Bantul (Kartamantul).

“Selama ini Tempat Pembuangan Sampah Terakhir Piyungan digunakan bersama-sama dengan kabupaten lain. Kedepan kita harus punya sendiri dan kita kelola sendiri, kalau yang di Piyungan kan dikelola DIY,” tandasnya.

Berita Terkait :


HOT NEWS